Kenalkan Pariwisata Indonesia, Kemenpar Ajak TA/TO, Media dan Influencer Timur Tengah-Afrika lewat Famtrip

Kenalkan Pariwisata Indonesia, Kemenpar Ajak TA/TO, Media dan Influencer Timur Tengah-Afrika lewat Famtrip

Kenalkan Pariwisata Indonesia, Kemenpar Ajak TA/TO, Media dan Influencer Timur Tengah-Afrika lewat Famtrip*
JAKARTA – Kementerian Pariwisata tak main-main mengenalkan pariwisata Indonesia ke mancanegara. Sebanyak 16 orang TA/TO, Influencer hingga media diundang untuk mempromosikan Tanah Air dalam acara Familiarization Trip (Famtrip).
Famtrip sendiri dilaksanakan pada tanggal 22-30 Maret 2019 dengan tujuan Jakarta – Puncak dan Bandung. Tahap selanjutnya dilaksanakan pada bulan April 2019 dengan destinasi Jakarta, Bandung dan Padang.
Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran II Nia Niscaya di Jakarta, Minggu (30/3/2019) mengatakan, penyelengaraan Famtrip sengaja diselenggarakan sebelum ramadhan. Hal ini dirasa dinilai tepat, mengingat masa liburan di Timur Tengah jatuh pada musim panas yaitu setelah lebaran,
“Sehingga travel agent lokal memiliki cukup waktu untuk menjual paket wisata Indonesia kepada kliennya,” kata Nia Niscaya.
Nia juga menjelaskan, pelaksanaan famtrip kali ini berlangsung atas kerjasama antara Kementerian Pariwisata dan KBRI Amman di Yordania diikuti oleh 16 orang peserta terdiri dari 9 travel agent (Mesir, Bahrain, Maroko) serta dari KBRI Amman terdiri dari 4 travel agent, 1 media dan 2 influencer/youtuber.
Selain mengundang sejumlah Travel Agents, Famtrip kali ini turut mengundang dua influencer ternama asal Yordania.
Pelaksana Fungsi Pensosbud KBRI Amman Pragusdiniyanto Soemantri yang juga hadir dalam acara famtrip menjelaskan, keterlibatan influencer Yordania tersebut merupakan salah satu upaya mempromosikan destinasi wisata melalui demand-creation kepada calon wisatawan asing asal timur tengah.
“Melalui jaringannya, sosial media influencer memiliki akses yg lebih luas dan efektif dalam memviralkan destinasi wisata Indonesia kepada jutaan followersnya,” ujar Pragusdiniyanto.
Oleh karenanya diharapkan peran sosial media influencer dapat kembali dimanfaatkan dalam kegiatan Famtrip yang akan datang untuk mendongkrak jumlah wisatawan mancanegara berkunjung ke Indonesia.
Selama 8 hari, Peserta famtip diajak menyusuri Jakarta antara lain Sea World Ancol, Dufan, Kawasan Kota Tua, Pulau Putri dan Pulau Perak Kepulauan Seribu, serta Site Inspection di Hotel Pullman Central Park.
Selanjutnya, Di Puncak Bogor para peserta menikmati Paralayang, Taman Safari dan Site Inspection di Le Eminence Hotel Puncak.
Saat berada di Bandung peserta famtrip diajak menikmati pertunjukan Saung Angklung Udjo, Kawah Putih, Situ Patenggang, Glamping Lakeside, Kebun Teh Rancabali, Lodge Maribaya, Dusun Bambu, Gedung Sate, Belanja di Rumah Mode, dan Site Inspection di Hotel Grand Mercure Setiabudi.
Saat di Bandung dan Jakarta juga dilaksanakan Business Gathering pada tanggal 28 Maret 2019 dan 29 Maret 2019 dengan Travel Agent/Tour Operator anggota ASITA, PHRI, HPI, ASPERAPI, serta industri pariwisata daerah setempat yang berjumlah 35 peserta.

Baca Juga

Kemenpar Dukung Festival Lawata Tampilkan Keindahan Tenun Bima

Kemenpar Dukung Festival Lawata Tampilkan Keindahan Tenun Bima* *BIMA, 6 April 2019*  – Keindahhan wastra …

Kejar Target 20 Juta Wisman, Kemenpar gelar  Indonesia Tourism Table Top (ITTT) Kuala Lumpur

Kejar Target 20 Juta Wisman, Kemenpar gelar  Indonesia Tourism Table Top (ITTT) Kuala Lumpur9 Kementerian …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *