FIFA Ultimatum PSIM untuk Lunasi Hutang, Adelmund Takut

FIFA Ultimatum PSIM untuk Lunasi Hutang, Adelmund Takut

Beritasport.co-FIFA Ultimatum PSIM untuk Lunasi Hutang, Adelmund Takut

Ketakutan melanda Kristian Adelmund, salah satu mantan pemain asing PSIM Yogyakarta musim 2012. Ia takut FIFA benar-benar menghukum PSIM karena terlilit utang.

PSSI mengirim surat peringatan kepada manajemen Laskar Mataram beberapa hari lalu. Isinya adalah ultimatum dari FIFA agar melunasi utang kepada tiga mantan pemain asingnya enam tahun lalu.

Selain Adelmund, dua pesepak bola yang semuanya berasal dari Belanda adalah Lorenzo Rimkus dan Emile Linkers. Adelmund sendiri memperkirakan PSIM berutang kepadanya sekitar Rp245 juta.

Mengetahui krisis tersebut, Adelmund pun cemas. Ia menilai PSIM memiliki peran besar buat Yogya dan orang Yogya itu sendiri.

“Semoga mereka bayar cepat. Sedih untuk suporter di Yogya. PSIM itu klub penting untuk banyak orang di Yogyakarta,” kata Adelmund kepada Medcom.id.

Ketika dihubungi melalui aplikasi pesan singkat, pemain SC Feyenoord itu tidak mengetahui adanya berita soal utang. Ia juga mengaku sudah lama tidak melakukan kontak dengan PSIM.

Namun demikian, ia telah berupaya agar FIFA tidak memberikan hukuman kepada PSIM. Ia bahkan cuma meminta gaji 6 bulan saja.

“Dari awal saya bilang sama orang FIFA lewat e-mail, ‘semoga sanksi ngga usah. Saya cuma minta gaji saya 6 bulan’. FIFA kasih beberapa peluang dan waktu ke PSIM tapi PSIM tidak jawab (6 tahun),” tambah Adelmund.

“Mungkin hanya begini ada jalan. It’s the rules of FIFA. Semoga semua klub di Indonesia belajar dari situasi ini dan semoga ini tidak terjadi lagi,” pungkasnya.

Baca Juga

Wisata Religi di Malaka Gaet Wisman Timor Leste

Wisata Religi di Malaka Gaet Wisman Timor Leste Perarakan besar patung Santa Maria Nain Feto …

Lomba BliBli Mekaki Marathon di Pantai Mekaki digelar 28 Oktober

Lomba BliBli Mekaki Marathon di Pantai Mekaki digelar 28 Oktober Sudah pernahkan menikmati keindahan pantai …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *