Konsep Baru Liga Champions Justru Bikin Liga Super Eropa Segera Terwujud

Beritasport.co- Liga Champion memiliki konsep baru mulai musim 2018/2019 dengan jatah yang semakin banyak untuk empat liga terbaik Eropa. Namun menurut pimpinan European Professional Football Leagues (EPFL) Lars-Christer Olsson, hal ini bukannya menghambat Liga Super Eropa. Konsep baru yang menguntungkan klub besar benua biru, malah ‘mempercepat’ munculnya liga super tersebut.

Selama ini UEFA berusaha menghalangi klub-klub besar Eropa untuk memisahkan diri dari kompetisi mereka. Caranya adalah mengakomodasi kepentingan klub-klub itu. Terakhir UEFA memberikan 16 dari 32 slot babak penyisihan grup Liga Champions kepada Liga Inggris, Italia, Jerman, dan Spanyol. Dengan demikian, peluang klub-klub besar lolos ke Liga Champions semakin besar.

Setiap liga elite memiliki empat tiket. Tiga di antaranya diperebutkan berdasarkan peringkat liga, dan satu tiket berdasarkan sejarah di Liga Champions. Dengan demikian, tim besar yang tengah terpuruk seperti Manchester United, AC Milan, Internazionale, atau Liverpool tidak melulu hanya bisa lolos dari posisi mereka di kompetisi domestik.

Namun bagi liga-liga lain, ini adalah bentuk penindasan. Pasalnya, sisa 51 member UEFA harus bersaing untuk 16 slot tersisa di penyisihan grup Liga Champions. Belum lagi fakta bahwa tim peringkat lima hingga tujuh memiliki hak menempatkan dua tim. Oleh karenanya, Lars-Christer Olsson mengungkap uneg-unegnya kepada Omnisport.

“Mereka (UEFA) telah menggabungkan blok bangunan untuk memperoleh [Liga Super Eropa] sebagai hasil akhir dari prosedur [perubahan konsep Liga Champions ini].”

“Ini benar-benar tidak dapat diterima. Ini adalah sesuatu yang harus kita tetapkan untuk masa depan. Ini tidak berkaitan dengan periode (Liga Champions) yang dimulai dari musim 2018/2019, tetapi berkaitan dengan yang bakal terjadi setelah periode tersebut.”

“Saya yakin bahwa akan ada prosedur yang (sengaja dibuat) tepat sebelum perubahan besar dilakukan (UEFA) untuk Liga Champions dan Liga Europa (pada periode berikutnya, musim 2021/2022).”

Baca Juga

Desainer Samuel Wattimena Angkat Popularitas Tenun Khas Bima

Desainer Samuel Wattimena Angkat Popularitas Tenun Khas Bima Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menggandeng desainer ternama salah …

Kemenpar Dukung Festival Lawata Tampilkan Keindahan Tenun Bima

Kemenpar Dukung Festival Lawata Tampilkan Keindahan Tenun Bima* *BIMA, 6 April 2019*  – Keindahhan wastra …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *